Anda pengunjung ke :
47657158
Sejak 26 Nop 2008
 
 

Profil Program Studi S2

Nama Prodi :S2 Penyuluhan Dan Komunikasi Pembangunan Per
Ketua Prodi: Dr. Ir. Eny Lestari, M.Si.
Website : http://pasca.uns.ac.id/s2pppm
Email : ppS2@

Pengantar

Di masa depan, bidang penyuluhan dan komunikasi pembangunan merupakan bidang yang penting, sejalan dengan upaya untuk menghadapi tantangan perubahan masyarakat yang cepat dan kompleks serta membutuhkan antisipasi secara cermat. Perubahan perilaku individu dan masyarakat ke arah yang lebih produktif, dewasa, serta berkualitas memerlukan dukungan keilmuan secara memadai. Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikas Pembangunan PPS. Universitas Sebelas Maret siap mengambil peran secara aktif untuk upaya-upaya tersebut. Kelebihan dari prodi ini didukung oleh tenaga pengajar yang memadai, dosen telah berpendidikan S-3 dengan berbagai kualifikasi bidang keilmuan yang diperlukan.

Dalam perjalanannya, penyelenggaraan Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan ini tidak terbatas pada kegiatan pendidikan, tetapi juga penelitian dosen yang melibatkan mahasiswa, serta fasilitas untuk mahasiswa dalam pengembangan program/kegiatan pemberdayaan masyarakat, dengan bekerja sama dengan beberapa kementerian, pemerintah kabupaten/kota, pelaku bisnis, lembaga swadaya masyarakat, serta kelompok-kelompok masyarakat lainnya.

Paradigma tentang penyuluhan bergeser dari waktu ke waktu. Penyuluhan yang bersasal dari kata suluh (obor) yang berarti penerang, memberi penerang dari gelap menuju terang. Penyuluhan Pembangunan di Indonesia pada awalnya hanya dikenal di dalam pembangunan pertanian.  Dalam perkembanganya, kegiatan tersebut juga diterapkan hampir di semua bidang dan sektor pemba-ngunan, seperti Keluarga Berencana, Kesehatan, Koperasi, Hukum, Pajak, Lingkungan, Transmigrasi, dll. Dewasa ini, kegiatan penyuluhan pembangunan lebih dikenal dengan sebutan pengembangan masyarakat (community development). pemberdayaan masyarakat (community empowerment), atau pengembangan kapasitas (capacity building), dll.

Perkembanga teknologi informasi yang sangat cepat maka dibutuhkan penyesuaian atau modifikasi penyuluhan pembangunan. Untuk menyiapkan suatu Program pembangunan perlu dtunjang program penyuluhan pembangunan yang mantab. Inilah waktu yang tepat bagi para mahasiswa program magister (S2) Penyuluhan Pembangunan mempersiapkan diri untuk berpartisipasi aktif dalam program pembangunan indonesia

Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) membuka program Magister (S2) pada tahun akademik 2001/2002 dengan ijin Dirjen Pendidian Tinggi No. 2591/D/T/2000. Pada Tahun 2013 Program S2 Penyuluhan Pembangunan terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan Surat Keputusan BAN-PT No. 012/SK/BAN-PT/Ak-X/M/I/2013 Tentang Nilai Peringkat Akreditasi Program Studi Pada Program Magister.. Pengalaman menunjukkan bahwa Program Pascasarjana ini ternyata diminati oleh banyak kalangan dari beragam institusi dan bidang/sektor kegiatan, seperti: Dosen, PNS, konsultan, pegiat LSM, politisi, rohaniawan, dll. Program Magister Penyuluhan pembangunan sejak bediri tahun 2001, telah meluluskan 80 mahasiswayang tersebar diberbagai lembaga pemberdayaan masyarakat baik government atau non government.

Dalam perjalanannya, penyelenggaraan Program Pascasarjana Penyuluhan Pembangunan tidak terbatas pada kegiatan pendidikan, tetapi juga penelitian Dosen yang melibatkan mahasiswa, serta fasilitasi untuk pengembangan program/kegiatan pemberdayaan masyarakat,  bekerjasama dengan beberapa kementerian, pemerintah kabupaten/kota, maupun perusahaan swasta.

Visi

Visi Program Studi (Prodi) S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Program Pascasarjana (PPs.) Universitas Sebelas Maret, yaitu mewujudkan Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan/ Manajemen Pengembangan Masyarakat yang unggul dan profesional.

Misi

Misi Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan PPs. Universitas Sebelas Maret, antara lain:

  1. menyelenggarakan kegiatan pendidikan dalam suasana akademik dan edukatif yang mencerminkan masyarakat ilmiah yang terdidik;
  2. menyelenggarakan pengelolaan pendidikan bidang Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan/Manajemen Pengembangan Masyarakat yang rasional, transparan, dan baku dengan berazaskan prinsip akuntabilitas;
  3. menyelenggarakan proses pendidikan di bidang ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan/Manajemen Pengembangan Masyarakat yang efektif dan efisien dalam rangka menghasilkan lulusan yang bermutu dan tepat waktu;
  4. mengembangkan penelitian yang menghasilkan temuan-temuan baru yang menunjang proses pendidikan sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman. Yang dinamis berkenaan dengan bidang ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan/Manajemen Pengembangan Masyarakat; dan
  5. melaksanakan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang mendasarkan kepada penerapan pengetahuan, teknologi yang dapat semakin memberdayakan masyarakat.

Fasilitas

Dalam pelaksanaan program pendidikan, Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan PPs. Universitas Sebelas Maret didukung oleh sarana prasarana, seperti:

  1. ruang kuliah dan ruang seminar yang representatif (dilengkapi AC dan LCD projector) di Gedung Pascasarjana UNS.
  2. perpustakaan, meliputi:(a) Perpustakaan Pusat UNS, dengan jaringan internet; (b) Perpustakaan PPs. dengan jaringan internet; dan (c)Perpustakaan FKIP Universitas Sebelas Maret dan 8 Fakultas lain di lingkungan Universitas Sebelas Maret; dan
  3. laboratorium, meliputi: (a) Laboratorium Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sebelas Maret; (b) Pusat Komputer Universitas Sebelas Maret; (c) Pusat Pelayanan Internet Universitas Sebelas Maret; dan (d) Laboratorium Media S-2 Teknologi Pendidikan PPs. Universitas Sebelas Maret.
  4. Mempunyai media Publikasi Jurnal M-Power sebagai sarana Publikasi Karya ilmiah Mahasiswa S2 Penyuluhan Pembangunan

Untuk sarana pendukung. Universitas Sebelas Maret juga telah dilengkapi dengan

    Layanan Akademik yang sudah bersertifikat ISO 9001:2008.
  1. Layanan ICT [Hotspot Area, Jaringan Internet dan Intranet yang terhubung ke seluruh unit] yang mempermudah mahasiswa untuk terhubung dan memperoleh informasi terkini.
  2. Perpustakaan yang didukung oleh UNS LA [Library Automation] dan Digital Library
  3. Perpustakaan Program Studi yang menyediakan koleksi buku yang dibutuhkan mahasiswa.
  4. Medical Center, menjadi solusi apabila terjadi masalah dalam kesehatan.
  5. Bus Kampus yang menghantar mahasiswa untuk berkeliling kampus.
  6. Tempat Ibadah yang lengkap [Masjid dan Islamic Center, Gereja, Pura, dan Vihara] untuk menambah asupan rohani mahasiswa yang menjadi penyeimbang dalam proses pembelajarannya.
  7. Sistem Pengolahan Air Minum UNS (SPAM UNS) dialirkan 50 titik dispenser air siap minum dan 100 titik water tap yang tersebar di jurusan dan unit kerja di lingkungan UNS.
  8. Rumah Sakit Pendidikan UNS (RSP UNS).

Profil Pengajar

Saat ini Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan PPs. Universitas Sebelas Maret telah merekrut dosen sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan dan semua telah bergelar doktor (30 orang) dan 14 orang telah bergelar profesor. Dosen yang direkrut oleh prodi ini sebagian besar dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Sebelas Maret. Dosen yang berasal dari luar Universitas Sebelas Maret ada 2 orang, berasal dari Universitas Lampung dan dari lembaga NGO (UNICEF). Dengan demikian, sudah tidak diragukan lagi kemampuan dan pengalaman para dosen dalam proses belajar-mengajar. Semua dosen tetap telah mempunyai sertifikat sebagai dosen yang mempunyai keahlian sesuai dengan kompetensinya.

Kerjasama

Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan PPs. Universitas Sebelas Maret telah merintis kerja sama kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengembangan dan penerapan ilmu penyuluhan dan komunikasi pembangunan/pemberdayaan masyarakat. Bentuk-bentuk kerja sama mencakup: penyelenggaraan pendidikan, penelitian/pengabdian, serta pengadaan forum-forum ilmiah, seperti: seminar, lokakarya, dan pelatihan.

Kerjasama dilakukan baik secara terstruktur melalui pembuatan MoU maupun secara tidak terstruktur dengan kesepakatan-kesepakatan temporer. Adapun stakeholder yang telah menjalin kerja sama kemitraan meliputi: Institusi Pendidikan Tinggi (STPP se-Indonesia, UNILA); Pemerintah dan Pemerintah Daerah (Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, Pemkab. di wilayah Surakarta, Kementerian Perekonomian); Lembaga Non-pemerintah (KADIN, Facilitator, HOLCIM); serta Perhimpunan Profesi (PPPKMI).

Lapangan Kerja

Lapangan kerja dari lulusan Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat di antaranya adalah:

  1. ilmuwan pendidik;
  2. ilmuwan peneliti;
  3. praktisi fasilitator penyuluhan/pemberdayaan;
  4. praktisi perencana penyuluhan/pemberdayaan;
  5. praktisi evaluasi penyuluhan/pemberdayaan;
  6. birokrat;
  7. konsultan pemberdayaan masyarakat; dan
  8. rohaniawan pengembang pemberdayaan masyarakat.
  9. berpartisipasi pada lembaga NGO (Non Government Organization)

 

Alumni

Lima profil alumni yang menjadi sasaran Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan PPs. Universitas Sebelas Maret, yaitu:

  1. Profil dasar, yaitu karakteristik umum yang harus dimiliki oleh setiap lulusan Prodi S-2 Penyuluhan dan Komuniksi Pembangunan PPs. Universitas Sebelas Maret sebagai berikut: (a) Berperilaku sebagai manusia yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mengasihi sesamanya, jujur disiplindan pekerja keras; (b) Berperilaku sebagai anggota masyarakat yang menghormati sesamanya, menghormati masyarakatnya berikut adat dan kebiasaannya, serta menghormati rekan-rekan seprofesinya; (c) Berperilaku sebagai warga negara yang baik, yang mentaati filosofi bangsa dan negaranya, serta mematuhi hak dan kewajibannya; dan (d) Karakteristik seperti itu tidak diupayakan melalui kegiatan perkuliahan dan atau kegiatan kurikuler lainnya,melainkan dikembangkan melalui keteladanan, hubungan antara dosen dan mahasiswa, serta proses belajar partisipatif yang dilaksanakan selama masa studinya.
  2. Profil ilmuwan yang terus-menerus menekuni dan mengembangkan ilmu tertentu yang menjadi minat dan kompetensinya, melalui:(a) Aktivitas belajar yang tak kenal berhenti; (b) Aktivitas dan berperan serta dalam kegiatan (pertemuan) ilmiah; (c) Aktivitas pengembangan jejaring dan kemitraan sesama ilmuwan; dan (d) Penulisan karya ilmiah.
  3. Profil peneliti yang produktif, yang ditunjukkan melalui: (a) Pelaksanaan kegiatan penelitian yang terus-menerus; (b) Pengembangan metode penelitian dan teknik-teknik analisis data yang dilakukan; (c) Publikasikan hasil-hasil penelitiannya melalui beragam kesempatan dan media (pertemuan ilmiah, publikasi/jurnal ilmiah, dan lain-lain; (d)Pengembangan hasil-hasil kegiatan penelitian pada kegiatan penelitian terapan dan pengujian-pengujian; (e) Penyampaian hasil-hasil penelitian kepada masyarakat luas selaku penggunanya; (f) Penerapan hasil-hasil penelitian pada kegiatan-kegiatan praktis/nyata; dan (g)Pengembangan jejaring dan kemitraan dengan: sesama peneliti, penyuluh, dan masyarakat (calon) pengguna hasil penelitiannya.
  4. Profil pendidik  yang tidak menggurui, yang ditunjukkan dalam bentuk: (a) Pengembangan metoda belajar partisipatif dan berbagi pengalaman (share learning); (b)Penyediaan materi pendidikan (hand-out, modul, dan pustaka acuan); (c) memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk berburu kepustakaan secara mandiri; (d) memberikan tugas-tugas mandiri secara perorangan dan atau kelompok; (e) melakukan evaluasi belajar yang lebih mengutamakan proses dari pada hasil belajar; dan (f) mengundang “pengajar tamu” secara berkala.
  5. Profil praktisi/penyuluh yang handal, dengan karakteristik: (a) memiliki dan terus-menerus mengembangkan kompetensinya; (b) bersikap positif terhadap clien dan stake holders yang lain; (c) memiliki keterampilan berkomunikasi dengan semua pihak yang menjadi klien dan stake holders pembangunan yang lain; (d) mencintai dan bangga terhadap profesinya sebagai penyuluh; (e) memahami wilayah kerjanya baik mengenai: lingkungan fisik, lingkungan sosial-budaya, maupun peraturan/kebijakan-kebijakan pemerintah; dan (f) mengembangkan jejaring dan kemitraan dengan: sesama penyuluh, peneliti, tokoh masyarakat, aktivis LSM, pelaku bisnis, media-masa, dan stakeholder pembangunan yang lain.

 

Kompetensi Lulusan

Kompetensi lulusan Prodi S-2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan terdiri dari:

A Kompetensi Dasar

    Mampu mengamalkan nilai-nilai moral yang luhur, keagamaan dan nilai-nilai Pancasila serta mampu bertindak selaku warga negara yang bertanggung jawab sesuai dengan kaidah dalam berbangsa dan bernegara.
    Menjunjung tinggi kode etik ilmiah selalu anggota masyarakat ilmiah yang terdidik.
  1. Kompetensi Dasar ini tidak saja dibentuk melalui perkuliahan tertentu melainkan tercermin dalam segenap proses kegiatan pendidikan secara komprehensif yang diberikan di Program Studi Magister (S2) Penyuluhan Pembangunan Program Pascasarjana UNS, baik kegiatan perkuliahan, seminar maupun bimbingan penelitian.

B. Kompetensi Pendukung

  1. Kompetensi Peneliti
    Membentuk lulusan memiliki kompetensi sebagai peneliti yang mempunyai karakteristik kemampuan sebagai berikut: (a) mampu menerapkan pengetahuan ilmiah sebagai acuan bagi pemecahan masalah yang dihadapi melalui kegiatan penelitian; (b) mampu memanfaatkan ilmiah yang dikuasai sebagai landasan bagi pengembangan ilmu, khususnya Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan; (c) mampu melakukan kegiatan penelitian sesuai dengan prosedur penelitian dan etika keilmuan; (d) mampu memperoleh dan menganalisis data sesuai dengan tujuan penelitian; dan (e) mampu mengkomunikasikan hasil penelitian berdasarkan format dan tata cara masyarakat ilmiah.
  2. Kompetensi Pendidik
    Lulusan memiliki kompetensi sebagai pendidik/dalam upaya mentransformasikan ilmunya sesuai dengan hakikat dan fungsi ilmu yang diperolehnya.
  3. Kompetensi Tenaga Profesional
    Lulusan mempunyai karakteristik kemampuan sebagai berikut: (a) mampu menguasai dan menerapkan pengetahuan sesuai dengan konsentrasinya masing-masing, yaitu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan atau Manajemen Pengembangan Masyarakat yang menjadi bidang keahliannya dalam kinerja profesional; (b) mampu memanfaatkan bidang Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan/Pengembangan Masyarakat yang telah dikuasai sesuai   dengan landasan bagi pengembangan ilmu di bidang keahliannya; (c) berkemampuan teknis (Technical Know How) dan kemampuan manajerial (Manajerial Know How) serta memperhatikan etika profesi dalam kinerja profesionalnya.

Prestasi Mahasiswa



Peta Lokasi

 

 


 
13-03-2017 , 11:00:10
Pengunduran Jadwal SPMB PMDK 2017

Selengkapnya >>


22-02-2017 , 11:22:33
Ketentuan Khusus Bagi Peserta SNMPTN yang memilih Program Studi di UNS

Selengkapnya >>


27-01-2017 , 10:56:02
Informasi Penerimaan SPMB Program Vokasi UNS Tahun 2017

Selengkapnya >>


16-01-2017 , 09:51:45
Informasi dan Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN

Selengkapnya >>


 
Copyright©2008 spmb.uns.ac.id Terima kasih atas kunjungan anda