Anda pengunjung ke :
47660731
Sejak 26 Nop 2008
 
 

Profil Program Studi S2

Nama Prodi :S2 Ilmu Tanah
Ketua Prodi: Dwi Priyo Ariyanto, S.P., M.Sc., Ph.D.
Website :
Email : dp_ariyanto@staff.uns.ac.id

Pengantar

Indonesia merupakan negara agraris yang mendasarkan kebutuhan pangan pada budidaya biomassa yang menggunakan tanah sebagai media tanam. Fakta menunjukkan bahwa mayoritas tanah pertanian di Indonesia telah terdegradasi dan produktivitas terus menurun. Degradasi tanah dan kerusakan lahan tidak hanya melanda Indonesia, namun juga sudah menjadi persoalan global. Kerusakan tanah dan lahan jika tidak dikendalikan akan mengakibatkan berbagai dampak negatif terhadap kehidupan manusia, seperti terjadinya bencana longsor, erosi, kekeringan, dan banjir. Degradasi tanah juga terdampak oleh perubahan iklim sehingga perlu upaya mitigasi dan adaptasi dalam pengelolaan tanah supaya produktivitas tanah tetap berlanjut dan ketahanan pangan tetap terpelihara. Jika ketahanan pangan sudah terancam maka akan muncul berbagai persoalan sosial. UUD 1945, Pasal 33 Ayat 3 menyebutkan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Supaya dapat memberikan kemakmuran bagi rakyat secara berkelanjutan, tanah dan kekayaan yang terkandung di dalamnya harus dilestarikan. Pelestarian dan peningkatan fungsi tanah memerlukan Magister Ilmu Tanah.

Program Studi Magister Ilmu Tanah Universitas Sebelas Maret Surakarta memberikan kesempatan kepada lulusan Sarjana Ilmu Tanah ataupun program studi lain yang berkaitan dengan bidang Ilmu Tanah, seperti program studi di bidang Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Peternakan, Teknologi Pertanian, Geografi, Kimia, Biologi, Ilmu Lingkungan, Perencanaan Pembangunan Wilayah, dan sebagainya, untuk melanjutkan studi sesuai dengan kompetensinya.

Program Studi Magister Ilmu Tanah UNS didirikan dengan tujuan untuk (1) Menghasilkan lulusan magister yang kompeten dan profesional di bidang Ilmu Tanah yang berkelanjutan berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) di kawasan tropis; (2) Menghasilkan karya penelitian yang inovatif dan unggul yang mampu menyelesaikan permasalahan di bidang Ilmu Tanah yang berkelanjutan berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) di kawasan tropis, dan (3) Menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang Ilmu Tanah yang berkelanjutan berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) di kawasan tropis.

Visi

Mengembangkan ilmu dan teknologi yang unggul pada tingkat nasional maupun internasional dalam bidang Ilmu Tanah yang berkelanjutan berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA)  di kawasan tropis.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan magister yang berkualitas untuk menghasilkan Master  di bidang Ilmu Tanah yang berkelanjutan berbasis Low External InputSustainable Agriculture (LEISA)  di kawasan tropis.
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk mengembangkan ilmu dan teknologi di bidang Ilmu Tanah yang berkelanjutan berbasis Low External InputSustainable Agriculture (LEISA)  di kawasan tropis.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil-hasil penelitian dalam bidang Ilmu Tanah yang berkelanjutan berbasis Low External InputSustainable Agriculture (LEISA)  di kawasan tropis.

Fasilitas

Program Studi Sarjana Ilmu Tanah Universitas Sebelas Maret Surakarta sebagai pendukung utama pendirian PS Magister Ilmu Tanah mempunyai sarana dan prasarana pembelajaran diantaranya:

  1. Lahan penelitian untuk tanah sawah di Desa Palur, Kabupaten Sukoharjo seluas sekitar 5.000 m2
  2. Lahan kering di Jumantono, Karanganyar dengan luas sekitar 2 ha
  3. Kebun Percobaan lahan kering di Jatikuwung, Karanganyar seluas 6 ha
  4. Stasiun Klimatologi Fakultas Pertanian UNS di Jumantono yang didukung oleh BMKG Pusat dilengkapi dengan peralatan manual dan otomatis (AWS/Automatic Water Station) untuk mengamati dan mencatat cuaca
  5. Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah
  6. Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah
  7. Laboratorium Pedologi dan Survai Tanah
  8. Laboratorium Biologi dan Biotekonologi Tanah
  9. Laboratorium Klimatologi Pertanian
  10. Laboratorium/studio Pemetaan dan Sistem Informasi Geografi
  11. Laboratorium Terpadu FP UNSserta UPT Laboratorium Terpadu UNS yang terakreditasi KAN dan ISO 1900:2015
  12. UPT Teknologi dan Informasi Komputer UNS yang memfasilitasi laboratorium komputer serta jaringan informasi di UNS
  13. Laboratorium pendukung di luar UNS yang bisa diakses, meliputi Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS,BATAN, Balingtan Jakenan, RC Getas Semarang serta laboratorium lain di sekitar wilayah Surakarta.
  14. Penyelenggaraan perkuliahan dapat dijalankan di gedung Pascasarjana UNS yang menyediakan ruang perkuliahan dengan standar pendingin ruangan dan audiovisual sebanyak 37 ruang. Selain itu juga dapat menggunakan ruang perkuliahan di Fakultas Pertanian UNS.
  15. UPT Perpustakaan UNS yang terakreditasi ISO dengan dukungan sistem digital library.

Profil Pengajar

Sumberdaya yang dimiliki berupa dosen atau tenaga pengajar dengan jabatan Guru Besar sejumlah 4 orang dan tenaga pengajar dengan gelar Doktor sebanyak 16 orang lulusan dari dalam negeri dan luar negeri serta tenaga pengajar dari program studi lain yang mempunyai fokus bidang atau profesional sesuai materi yang diajarkan.

Kerjasama

Program Studi Magister Ilmu Tanah UNS bersama-sama Program Studi Sarjana Ilmu Tanah menjadi kerjasama dengan berbagai pihak, seperti:

  1. Gifu University, Jepang
  2. Dankook University, Korea
  3. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  4. Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN)
  5. Balai Penelitian Tanah (Balittanah) Bogor
  6. Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) Jakenan, Pati
  7. Balai Litbang Kehutanan Daerah Aliran Sungai (BPTKDAS) Surakarta
  8. Badan Restorasi Gambut (BRG)

dan sebagainya

Lapangan Kerja

Lulusan PS Magister Ilmu Tanah UNS dapat diserap pada sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan baik negeri maupun swasta. Kebutuhan tenaga kerja dengan tingkat lulusan Magister Ilmu Tanah di Indonesia masih tinggi dilihat dari permintaan perusahaan swasta, BUMN, perguruan tinggi, serta  kementerian. Adapun profil lulusannya adalah:

  1. Peneliti di bidang Ilmu Tanah
  2. Pendidik di bidang Ilmu Tanah
  3. Manajer (pembuat kebijakan) setingkat penata muda tingkat 1
  4. Pengelola proyek (planner, designer, organizer, evaluator, mediator)
  5. Konsultan di bidang lingkungan pertanian dan sumberdaya lahan
  6. Pengusaha (entrepreneur), serta
  7. Praktisi pertanian dan sumberdaya lahan

Alumni

Program Studi Magister Ilmu Tanah UNS berdiri pada tahun 2017 yang hingga tahun Juli 2019 belum meluluskan mahasiswa.

Kompetensi Lulusan

Program Studi Magister Ilmu Tanah UNS menghasilkan tenaga ahli yang memiliki kompetensi tinggi dalam menangani masalah tanah dan lahan pertanian untuk mendukung upaya pemerintah mewujudkan kemandirian pangan. Bidang-bidang yang bisa ditangani oleh Magister Ilmu Tanah antara lain:

  1. Pembukaan Lahan
  2. Evaluasi lahan
  3. Penentuan rekomendasi dosis pemupukan
  4. Budidaya pertanian
  5. Pengembangan agribisnis
  6. Penelitian dan pengembangan tanah dan lahan
  7. Konservasi tanah dan air
  8. Pengelolaan lahan
  9. Pengelolaan sumberdaya air
  10. Penyusunan kebijakan tata guna lahan
  11. Analisis kondisi cuaca dan iklim berkaitan dengan pola tanam dan resiko gagal panen
  12. Wirausaha bidang pertanian dan sebagainya

Prestasi Mahasiswa

Program Studi Magister Ilmu Tanah UNS berdiri pada tahun 2017 yang hingga saat ini belum ada preastasi mahasiswa yag tercatat.



Peta Lokasi

 

 


 
13-03-2017 , 11:00:10
Pengunduran Jadwal SPMB PMDK 2017

Selengkapnya >>


22-02-2017 , 11:22:33
Ketentuan Khusus Bagi Peserta SNMPTN yang memilih Program Studi di UNS

Selengkapnya >>


27-01-2017 , 10:56:02
Informasi Penerimaan SPMB Program Vokasi UNS Tahun 2017

Selengkapnya >>


16-01-2017 , 09:51:45
Informasi dan Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN

Selengkapnya >>


 
Copyright©2008 spmb.uns.ac.id Terima kasih atas kunjungan anda