Anda pengunjung ke :
47657155
Sejak 26 Nop 2008
 
 

Profil Program Studi S3

Nama Prodi :S3 Pendidikan Bahasa Indonesia
Ketua Prodi: Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd.
Website : s3pbi.fkip.uns.ac.id
Email : s3pbi@fkip.uns.ac.id

Pengantar

Tujuan Program Studi S-3 Pendidikan Bahasa Indonesia adalah:

1. Menghasilkan doktor dalam Bidang Pendidikan Bahasa Indonesia yang mampu menjadi ilmuwan yang memiliki iman dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang maha Esa, mengamalkan Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa, berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki keterampilan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

2. Menghasilkan doktor yang bersikap kreatif dan inovatif baik dalam bidang ilmunya maupun di pendidikan pada umumnya untuk memecahkan berbagai problema masyarakat yang sedang membangun.

3. Menghasilkan doktor yang senantiasa berusaha meningkatkan kemampuan diri dan prestasinya  bagi tugasnya di masyarakat.

4. Menghasilkan doktor yang kreatif mengembangkan ilmu dan teknologi pembelajaran, khususnya dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

Visi

Menjadi Program Doktor yang bereputasi internasional dalam pengembangan ilmu kependidikan bidang bahasa dan sastra Indonesia dengan berlandaskan nilai-nilai luhur budaya nasional pada tahun 2025.

Misi

Misi Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia adalah:

  1. Menyelenggarakan pendidikan di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang bermutu tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi ilmu Pendidikan Bahasa Indonesia yang mampu bersaing sesuai dengan tuntutan masyarakat.
  2. Menyelenggarakan penelitian dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia beserta pengajarannya yang mampu menjadi penetas atau menghasilkan berbagai kegiatan inovatif dalam bidang pendidikan.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka penerapan dan penyebarluaskan produk-produk pendidikan dan penelitian di bidang Pendidikan Bahasa Indonesia.
  4. Menyelenggarakan berbagai kegiatan ilmiah dan kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional untuk mengembangkan ilmu bahasa dan sastra Indonesia yang menunjang pengembangan pendidikan.

Fasilitas

Berkaitan dengan kecukupan dan kesesuaian sarana, PPs. UNS telah menyediakan berbagai sarana pendukung perkuliahan dan pengelolaan program, antara lain :

1.  Peralatan Ruang Kuliah

Setiap ruang kuliah dilengkapi peralatan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, yaitu white board, LCD, meja kursi, lampu penerangan, dan AC dengan kondisi baik dan layak pakai.

2.  Fasilitas Komputer dan Internet

Fasilitas komputer tersedia di Lab. komputer PPs. UNS dan Lab. Komputer Pusat UNS. Di Lab. Komputer PPs. UNS terdapat 30 unit komputer yang semuanya terhubung dengan jaringan internet. Jumlah tersebut memungkinkan setiap mahasiswa dapat memakai satu unit komputer. Fasilitas ini dapat digunakan mahasiswa S3 PBI PPs UNS untuk mencari referensi guna membantu di dalam penyusunan tugas-tugas perkuliahan.

Kondisi setiap unit komputer dalam keadaan baik. Ruang laboratorium pun telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) sehingga kenyamanan dapat terjaga. Semua fasilitas ini dapat dinikmati mahasiswa secara gratis dengan cara mendaftarkan diri sebagai anggota. Dengan mendaftarkan diri, mahasiswa akan mendapatkan PIN atau password. Apabila sudah mendapatkan PIN atau password tersebut, mahasiswa dapat menggunakan fasilitas tersebut setiap saat pada jam kerja. Selain laboratorium komputer, ada pula fasilitas free hot-spot area di seluruh wilayah PPs UNS yang dapat dinikmati 24 jam nonstop.

 

Untuk menunjang pelaksanaan studi selama dalam pendidikan, tersedia sarana-sarana :

1.     Ruang kuliah ber-AC, LCD, dan OHP

2.     Perpustakaan, meliputi:

a.     Perpustakaan Pusat UNS dan internet.

b.     Perpustakaan Program Pascasarjana dan internet.

c.     Perpustakaan FKIP dan UP2B UNS.

d.     Perpustakaan Lembaga Penelitian UNS.

3.     Laboratorium Bahasa Inggris (UPT-P2B).

4.     Pusat Komputer UNS.

 

5.     Pusat Pelayanan Internet UNS

Profil Pengajar

Dosen tetap dalam borang akreditasi BAN-PT adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada PT yang bersangkutan; termasuk dosen penugasan Kopertis, dan dosen yayasan pada PTS dalam bidang yang relevan dengan keahlian bidang studinya. Seorang dosen hanya dapat menjadi dosen tetap pada satu perguruan tinggi, dan mempunyai penugasan kerja  36 jam/minggu.

Kerjasama

No.

Nama Instansi

Jenis

Kegiatan

Kurun Waktu

Kerjasama

Manfaat yang Telah Diperoleh

Mulai

Berakhir

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1

Surat Kabar Harian Solopos

Penelitian, Pelatihan, dan Magang

2005

2009

Kerja sama ini menghasilkan pemanfaatan SDM kedua belah pihak dalam bidang penelitian, pengabdian, dan sosial kemasyarakatan

2

Pusat Bahasa

Penelitian

2006

2009

Kedua belah pihak saling mememanfaatkan tenaga ahli dan kebermanfaatan dalam bidang penelitian bahasa, sastra, dan pengajaran.

3

Dinas P dan K jawa tengah, jawa timur.

Fasilitator RSBI

2006

2010

Peningkatan kualitas guru dalam menyusun kurikulum dan perangkat pembelajaran.

4

LPMP Provinsi Jawa Tengah

Tes Guru Peman-du dan Pelatihan-pelatihan PTK, PTS, dan Model-model Pembela-jaran dan Penilai-an Portofolio

2006

2010

Kedua belah Pihak saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam bidang akademik

5

MGMP

Workshop, Lokakarya, Diklat dll.

2006

2010

Kerja sama sinergis dalam peningkatan kualitas guru dalam menulis buku ajar dan model-model pembelajaran inovatif.

6

Dinas Pendidikan di Soloraya

Uji Kompetensi Guru Bidang Sudi

2006

2010

Dinas memanfaatkan tenaga-tenaga ahli di PS untuk memetakan nama-nama yang sudah dikatakan

7

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Pelatihan dan Tes UKBI

2006

2010

Tes UKBI bagi guru dan mahasiswa

8

Sekolah RSBI SMP dan SMA

Tes Seleksi Peserta Didik Baru SMP dan SMA RSBI

2006

2012

Sekolah bekerjasama dengan pihak kami dalam PPDB setiap tahun ajaran baru

9

TA TV

Blocking Time Program Talk Show Live Interaktif “UNS Menyapa”

 

Lapangan Kerja

Lulusan S3 Pendidikan Bahasa Indonesia bisa bekerja menjadi Dosen Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta serta peneliti Bahasa dan Sastra.

Alumni

Program Studi S3 Pendidikan Bahasa Indonesia PPs UNS telah memiliki himpunan alumni yang diketuai Dr. Dyah Sulistyowati, M. Pd., Wakil Ketua: Dr. V. Teguh Suharto; Sekretaris: Dr. Hartini, Ketua Divisi Pemberdayaan Alumni: Dr. YB. Jurahman; Ketua Divisi Kerjasama: Dr. Murtono, M.Pd, dan Dr. Aninditya Sri Nugraheni, Samsu Somadayo, Ch. Evi W. sebagai Anggota

Kompetensi Lulusan

Kompetensi lulusan S-3 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dibedakan atas kompetensi utama dan kompetensi pendukung. Mengacu pada Kepmendiknas No.045/U/2002, yang dimaksud dengan kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaannya.

Elemen-elemen kompetensi terdiri atas: (a) landasan kepribadian; (b) penguasaan ilmu dan keterampilan; (c) kemampuan berkarya; (d) sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; dan (e) pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya.

 

Kompetensi Utama:

Kompetensi utama ialah kompetensi pendidikan bahasa dan sastra, penelitian untuk disertasi, dan pendekatan/metode pembelajaran bahasa dan sastra yang diwujudkan dalam perkuliahan: (1) Linguistik Lanjut; (2) Sastra Lanjut; (3) Penelitian untuk Disertasi; (4) Pendekatan dan Metode Pembelajaran Bahasa dan Sastra; (5) Penyusunan Disertasi.

Kompetensi utama  yang diharapkan dari para lulusan doktor Pendidikan Bahasa Indonesia adalah:

1) Pembentukan Kemampuan Meneliti

a) Pembentukan kemampuan meneliti diarahkan pada penguasaan paradigma keilmuan, hakikat pengetahuan ilmiah, sarana berpikir, serta nilai-nilai yang terkait dengan kegiatan keilmuan.

b) Penguasaan paradigma keilmuan diarahkan pada pemahaman tentang prosedur keilmuan dalam memproses pengetahuan ilmiah melalui kegiatan penelitian.

c) Penguasaan tentang hakikat pengetahuan ilmiah diarahkan pada pemahaman tentang teori keilmuan sebagai acuan dalam pemecahan masalah.

d) Kegiatan penelitian diarahkan pada pengembangan semangat eksplorasi dan kreativitas dalam penemuan baru di bidang ilmu dan teknologi.

e) Penguasaan tentang sarana berpikir diarahkan pada kemahiran menggunakan bahasa, logika, matematika, statistika, dan metodologi penelitian dalam kegiatan keilmuan.

f) Kegiatan penelitian menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkait dengan etika akademik yang diharapkan dapat menjadi landasan moral bagi pengembangan kode etik profesi dan kegiatan keilmuan lainnya.

Kegiatan penelitian ini berpuncak pada penyusunan disertasi yang tidak menunjukkan hambatan.

2) Pembentukan Kemampuan Mendidik

a) Pembentukan kemampuan mendidik diarahkan pada penguasaan teori, strategi, metode, dan teknik pendidikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar.

b) Penguasaan butir tersebut di atas mencakup, baik penerapannya dalam memberikan pelayanan profesi sebagai pendidik maupun penjabarannya dalam mengembangkan substansi material dalam kegiatan penelitian.

c) Khusus untuk pendidikan keilmuan, penguasaan kemampuan mendidik mencakup kemampuan mengoperasikan fungsi pengetahuan ilmiah sebagai acuan dalam mendeskripsikan, menjelaskan, memprediksikan, dan mengontrol gejala alam melalui kegiatan belajar-mengajar. 

d) Operasionalisasi fungsi pengetahuan ilmiah dalam proses belajar mengajar diarahkan pada kemampuan mempergunakan teori keilmuan sebagai acuan pemecahan masalah, membentuk kemampuan penalaran, membentuk kemampuan berpikir antisipatif, dan membentuk persepsi bahwa pengetahuan ilmiah merupakan produk pencarian kebenaran yang dilaksanakan secara dinamis dan bukan sekadar (barang jadi) yang dikonsumsi secara statis dengan jalan menghafal.

Hal ini dilaksanakan dengan membahas perkuliahan dengan kurikulum dan aplikasinya dalam pengajaran di kelas (perguruan tinggi). 

3) Pembentukan Kemampuan Keahlian

a) Pembentukan kemampuan keahlian diarahkan pada penguasaan berbagai disiplin keilmuan yang diperlukan dalam kinerja profesional dalam bidang keahlian tertentu.

b) Penguasaan disiplin keilmuan ini ditekankan pada fungsinya sebagai acuan dalam pemecahan masalah dan landasan teoretik bagi pengembangan keilmuan selanjutnya. 

c) Penguasaan teori keilmuan mencakup kemampuan dalam mengembangkan instrumen untuk observasi atau kegiatan pengukuran.

d) Penguasaan teori keilmuan dalam suatu bidang tertentu diarahkan pada perluasan cakrawala penelitian dan pengembangan yang mungkin dilakukan dalam bidang keilmuan tersebut. 

e) Dalam konteks ini, keberhasilan pengajaran suatu mata kuliah ditentukan oleh seberapa jauh materi perkuliahan tersebut memberi kontribusi bagi mahasiswa dalam merumuskan masalah penelitiannya.

f) Penguasaan teori keilmuan diarahkan pada keseimbangan antara kemampuan secara teoretik (technical know how) dan kemampuan secara managerial (managerial know how).

g) Secara keseluruhan pembentukan keahlian dicirikan bukan saja oleh penguasaan pengetahuan teoritis yang sesuai dengan bidang yang ditekuninya, melainkan sekaligus didasari penguasaan paradigma keilmuan yang memungkinkan berfungsinya secara optimal pengetahuan tersebut sebagai acuan berpikir, bersikap, bertindak, baik dalam pemecahan masalah yang dihadapi sesuai dengan keahlian profesional, maupun memperoleh pengetahuan baru melalui kegiatan penelitian, dan pengembangan penguasaan paradigma keilmuan ini diperkuat oleh kemampuan mendidik selaku pendidik profesional, yang memungkinkan ditranfernya pengetahuan secara efektif terhadap pihak lain, melalui kegiatan pengajaran dan bimbingan.  Dosen-dosen program studi ada yang dari disiplin ilmu murni dan ada yang dari disiplin pengajaran bahasa, sehingga kemampuan keahlian dapat diberikan dengan kendali mutu yang memadai.

Orientasi kurikulum yang dikembangkan di S-3 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia berorientasi pada visi, misi, sasaran, dan tujuan Prodi.  Kurikulum yang disajikan berupa isi materi pembelajaran atau perkuliahan,  dan ini pun disusun  mengacu pada visi, misi, sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Kurikulum ini dievaluasi secara berkala. Selain itu, langkah ini pun diikuti pembudayaan paradigma keilmuan dan kode etik akademik yang mengarahkan komunikasi ilmiah ke arah persepsi yang sama mengenai hakikat keilmuan dan nilai yang terkait. Persepsi yang sama ini sangat memudahkan proses pembelajaran dan bimbingan penelitian. Upaya selanjutnya, selaras dengan penerapan kode etik akademik yaitu pengembangan suasana belajar dan budaya kampus yang mencerminkan masyarakat ilmiah yang terdidik, menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan bidang kebahasan, sastra, pengajaran, kependidikan, dan metodologi penelitiannya sehingga para lulusan dapat menjadi pakar pada bidang kebahasaan dan kesastraan; peneliti dalam bidang kebahasaan, kesastraan, dan pengajarannya; dan menjadi tenaga pengajar (guru, widyaiswara, dosen) yang profesional.

 

Kompetensi Pendukung

Kompetensi pendukung adalah kompetensi yang memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di dalam mendukung kompetensi utama yang diwujudkan dalam  perkuliahan: (1) Sosiolinguistik; (2) Psikolinguistik; (3) Semantik; dan (4) Pragmatik.

 

Kompetensi lainnya

Kompetensi lainnya memperkuat kesanggupan mahasiswa menjadi pakar di luar bidang pendidikan dan pengajaran bahasa Indonesia, yakni melalui pemberian mata kuliah Kapita Selekta Pembelajaran Bahasa dan Sastra.

Kurikulum Prodi S-3 Pendidikan Bahasa Indonesia berisi sekumpulan mata kuliah yang menyajikan pengetahuan yang luas dan dalam serta menyajikan pengetahuan mutakhir (state of the art). Selain itu, kurikulum merupakan pengetahuan dan keterampilan kumulatif yang memungkinkan kemajuan yang terencana dan inovatif. Artinya, mata kuliah yang disajikan tidak saja membekali mahasiswa pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada aspek keterampilan atau kecakapan hidup (life skill), baik kecakapan mengenal diri (self-awareness skill), kecakapan berpikir (thingking skill), kecakapan sosial (social skill), maupun kecakapan akademik (academic skill). Mata kuliah yang disajikan menyiapkan tenaga pakar bidang pengajaran bahasa dan sastra Indonesia serta tenaga profesional bidang pengajaran bahasa.

 

Prestasi Mahasiswa

No.

Nama Mahasiswa

Jenis Prestasi

Kegiatan, Waktu, dan Tempat

Tingkat (Lokal, Wilayah, Nasional, atau Internasional)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1

Dwi Susilowati

Publikasi artikel

”Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Pembelajaran Lesson Study dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia” pada Jurnal Widya Sari; Salatiga, 21 Desember 2009

Nasional

Memperoleh penghargaan

 Juara I Tingkat Nasional Seleksi Kepala Sekolah Berprestasi, Jakarta, 2009

Nasional

Memperoleh penghargaan

Juara I Tingkat Nasional Seleksi Kepala Sekolah Berprestasi, Semarang, 2009



Peta Lokasi

 

 


 
13-03-2017 , 11:00:10
Pengunduran Jadwal SPMB PMDK 2017

Selengkapnya >>


22-02-2017 , 11:22:33
Ketentuan Khusus Bagi Peserta SNMPTN yang memilih Program Studi di UNS

Selengkapnya >>


27-01-2017 , 10:56:02
Informasi Penerimaan SPMB Program Vokasi UNS Tahun 2017

Selengkapnya >>


16-01-2017 , 09:51:45
Informasi dan Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN

Selengkapnya >>


 
Copyright©2008 spmb.uns.ac.id Terima kasih atas kunjungan anda