Anda pengunjung ke :
47657103
Sejak 26 Nop 2008
 
 

Profil Program Studi S1

Nama Prodi :S1 Sastra Daerah
Ketua Prodi: Dr. SUPANA, M.Hum.
Website : fib.uns.ac.id
Email : sastradaerah@unit.uns.ac.id

Pengantar

Program Studi (Prodi) Sastra Daerah  adalah salah satu dari lima prodi  dalam jenjang S1 di Fakultas Ilmu Budaya (FIB)   Universitas Sebelas Maret (UNS) . Ijin pelaksanaan prodi ini bersamaan dengan berdirinya UNS, yakni tanggal 1 Maret 1996. Keberadaan Prodi Sastra Daerah FIB UNS di Surakarta, yang secara historis sebagai salah satu pusat tumbuh dan berkembangnya budaya Jawa, sangat strategis dalam usaha pelestarian, penggalian, penelitian dan pengembangan bahasa, sastra, dan budaya Jawa. Kondisi  Surakarta tempat Prodi Sastra Daerah berada sangat mendukung untuk mencapai pemahaman terhadap bahasa, sastra, dan budaya Jawa secara memadai.

Visi

Visi Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya UNS adalah mewujudkan program studi yang berkualitas dan unggul, serta mampu bersaing dalam keahlian filologi, linguistik, sastra dan budaya yang berbasis nilai-nilai luhur budaya Jawa.

Misi

Misi Program Studi Sastra Daerah Ilmu Budaya UNS:

1. Menyelenggarakan proses belajar-mengajar yang efektif    dengan mengedepankan pembinaan suasana akademik yang sehat, demokratis, dan terpadu antara kegiatan-kegiatan  kurikuler dan ekstrakurikuler, dengan memanfaatkan teknologi dan informasi mutakhir, serta tetap memperhatikan perkembangan budaya masyarakat.

2. Melakukan penelitian yang berorientasi pada pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu sastra, linguistik, filologi, dan budaya Jawa.

3. Melaksanakan pengabdian pada masyarakat yang berorientasi pada pembinaan dan pemberdayaan budaya Jawa dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

 

Fasilitas

Dalam rangka membekali kemampuan mahasiswa untuk menjadi seorang sarjana yang handal, perlu diberikan ketrampilan plus di luar bidang keilmuan secara teoritis. Jurusan Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya memiliki fasilitas berupa ruang kuliah yang nyaman dilengkapi dengan LCD. Prodi Sastra daerah juga memiliki beberapa laboratorium, di antaranya : a) laboratorium budaya yang memiliki kelengkapan peralatan dan tempat pelayanan pembelajaran musik keroncong, musik gamelan atau karawitan, pergelaran wayang kulit purwa, beberapa perangkat pakaian teater tradisional tari, wayang orang, serta kethoprak, dan b) laboratorium filologi yang dilengkapi peralatan khusus untuk penyelamatan, pelestarian dan alih media untuk naskah-naskah kuno, dan c)  laboratorium bahasa dan tembang.

Profil Pengajar

Program Studi Sastra Daerah diampu oleh pengajar (dosen) yang memadai dengan kualifikasi S3 (Doktor) dan S2 (Magister). Dari 17 dosen Prodi Sastra Daerah 5 (29%) di antaranya bergelar Doktor, sisanya (71%) bergelar Magister. Dua dosen (12%) Prodi Sastra Daerah telah menduduki guru besar (Profesor).Peraturan kerja bagi dosen didasarkan pada peraturan pegawai negeri sipil tentang kepegawaian dan peraturan-peraturan kelembagaan yang berlaku di Universitas Sebelas Maret. Beban mengajar seorang dosen dihitung dengan Sistem Ekuivalensi Waktu Mengajar Penuh (EWMP) yaitu minimal 12 SKS dan maksimal 16 sks dalam satu semester.

Berdasarkan rasio ideal yang berlaku di lingkungan Universitas Sebelas Maret bahwa perbandingan dosen mahasiswa adalah 1 : maksimal 28 mahasiswa, maka rasio dosen-mahasiswa di Jurusan Sastra Daerah termasuk ideall, karena jumlah mahasiswa Jurusan Sastra Daerah saat ini 261 dengan jumlah dosen 17 orang.

Pengembangan SDM ditempuh dengan berbagai cara (1) melalui perencanaan peningkatan kualifikasi jenjang pendidikan yang lebih tinggi sampai Doktor baik studi di dalam maupun di luar negeri, (2) mengirimkan dosen untuk mengikuti kursus dan mengikuti berbagai pertemuan ilmiah, serta mengikuti pelatihan-pelatihan profesional di bidangnya.

Kerjasama

Prodi Sastra Daerah telah melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga baik di dalam maupun luar negeri dan akan semakin meningkatkan kerjasama ini untuk menjamin kualitas lulusan Prodi. Pergurun tingga yang telah menjalin kerjasama dengan Prodi Sastra Daerah UNS antara lain UI, UGM, UNUD, dan IHDN Denpasar. Selain itu juga menjalin kerjasama dengan Akademi Pengkajian Melayu (APM), Malaya University Malaysia. Pada tahun 2016 Prodi Sastra Daerah mengirim mahasiswa ke APM untuk melakukan student exchange. Pada tahun yang sama APM juga mengirim mahasiswa ke Prodi Sastra Daerah FIB untuk melakukan hal yang sama.

Lembaga-lembaga pemerintahan yang telah melakukan kerja sama dengan Prodi Sastra Daerah antara lain: Badan Bahasa Jakarta, Balai Bahasa Jawa Tengah dan Jawa Timur, Perpustakaan Bung Karno Blitar, dan sebagainya. Prodi Sastra Daerah juga menjalin kerja sama denga Kraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, dan Radyapustaka Surakarta.

Lapangan Kerja

Berdasarkan profil lulusan Sastra Daerah, lulusan prodi ini memiliki peluang kerja dalam berbagai lapangan. Peluang kerja yang dapat dimasuki lulusan prodi Sastra Daerah antara lain, lembaga-lembaga penelitian, pendidikan, jurnalistik, penyiar media elektronik, dan penerjemah. Selain itu juga bisa menggeluti kewirausahaan yang berbasis budaya Jawa, penulis kreatif,  pembawa acara berbahasa Jawa, dan sebagainya,

Alumni

Dari data di lapangan, para sarjana Lulusan Sastra Daerah sangat layak dibanggakan.  Banyak alumni Prodi Sastra Daerah yang menduduki kepala instansi pemerintah, di antaranya yaitu   Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah, Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kepulauan Riau. Ada juga seorang yang menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Museum Proklamator Bung Karno di Blitar. Masih banyak lagi seperti: sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pusat, maupun Daerah, Dosen di UNY, Dosen UNESA, Dosen UNNES, Dosen Universitas Negeri Malang, UNS baik di Fakultas Ilmu Budaya maupun di FKIP UNS, Seniman profesional tingkat Internasional. Alumni Sastra Daerah UNS pada umumnya menjadi guru bahasa Jawa baik tingkat SLTP maupun SLTA.

Kompetensi Lulusan

Lulusan Prodi Sastra Daerah memiliki kompetensi berikut.

  1. Menguasai konsep, teori-teori dasar dalam bidang linguistik.
  2. Menguasai konsep, teori-teori dasar dalam bidang sastra.
  3. Menguasai konsep, teori-teori dasar dalam bidang filologi.
  4. Menguasai konsep, teori-teori dasar dalam bidang kebudayaan.
  5. Menguasai aksara jaa dan kaidah penggunaannya.
  6. Menguasai metode penelitian dalam bidang linguistik, sastra, filologi dan budaya jawa.
  7. Menguasai konsep, teori, dan metode terjemahan.
  8. Menguasai dasar-dasar jurnalistik.

Prestasi Mahasiswa

Mahasiswa dari prodi Sastra Daerah telah memperoleh telah mendapatkan kejuaraan dalam berbagai bidang baik penalaran maupun bakat dan minat. Prestasi yang telah diperoleh mahasiswa Prodi Sastra Daerah antara lain:

  1. Juara I Pemakalah Temu Ilmiah Munas Imbasadi XXI (Ikatan Mahasiswa Bahasa Daerah Seluruh Indonesia) Tahun 2015
  2. Juara II lomba tembang Macapat yang diadakan PNRI Jakarta, 2015
  3. Juara I dan II lomba Macapat dalam rangka Lustrum UNS, 2016
  4. Juara II lomba keroncong kota Surakarta, 2016
  5. Penyaji terbaik Kerawitan Gadon Tingkat Internasional, 2016


Peta Lokasi

 

 


 
13-03-2017 , 11:00:10
Pengunduran Jadwal SPMB PMDK 2017

Selengkapnya >>


22-02-2017 , 11:22:33
Ketentuan Khusus Bagi Peserta SNMPTN yang memilih Program Studi di UNS

Selengkapnya >>


27-01-2017 , 10:56:02
Informasi Penerimaan SPMB Program Vokasi UNS Tahun 2017

Selengkapnya >>


16-01-2017 , 09:51:45
Informasi dan Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN

Selengkapnya >>


 
Copyright©2008 spmb.uns.ac.id Terima kasih atas kunjungan anda